noesisnoesis
Bagaimana pengukuran bekerja

Apa artinya ketika sebuah tes memprediksi sesuatu

Korelasi sebesar 0,30 merupakan temuan yang kuat dalam penelitian kepribadian, tetapi merupakan dasar yang lemah untuk mengambil keputusan tentang satu orang. Kedua pernyataan ini benar, dan celah di antara keduanya menjadi penyebab sebagian besar penyalahgunaan hasil tes.

Riset kepribadian melaporkan bahwa sifat kehati-hatian (conscientiousness) memprediksi kinerja kerja. Saat membaca kalimat tersebut, kebanyakan orang membayangkan sesuatu yang jauh lebih kuat daripada yang ditunjukkan oleh data. Kesenjangan antara klaim statistik dan makna sehari-hari dari kata "memprediksi" inilah yang menjadi awal dari sebagian besar penyalahgunaan tes psikologis.

Angka-angka yang terlibat

Ukuran efek dalam riset kepribadian biasanya dilaporkan sebagai korelasi. Nilai meta-analitik untuk hubungan yang sudah mapan cenderung berada di antara 0,20 dan 0,35. Kehati-hatian dan kinerja kerja berada di kisaran 0,20 hingga 0,25. Kepuasan kerja dan kinerja kerja berada di sekitar 0,30. Kemampuan mental umum, prediktor tunggal terkuat dalam bidang ini, mencapai sekitar 0,50 untuk pekerjaan yang kompleks.

Kuadratkan sebuah korelasi dan Anda akan memperoleh proporsi varians yang dijelaskan. Korelasi sebesar 0,25 menjelaskan sekitar enam persen perbedaan antarindividu. Sembilan puluh empat persen sisanya adalah hal lain: kemampuan, kesempatan, pelatihan, manajemen, kesehatan, keberuntungan.

Mengapa 0,25 tetap merupakan temuan yang nyata

Pada skala populasi, korelasi kecil menghasilkan efek agregat yang substansial. Jika Anda menyeleksi seribu orang, prediktor dengan nilai 0,25 akan meningkatkan rata-rata hasil secara terukur dan berulang. Perusahaan asuransi dan ahli epidemiologi membangun seluruh praktik mereka berdasarkan efek dengan besaran seperti ini.

Masalahnya, manfaat agregat dan prediksi individu adalah dua besaran yang berbeda. Korelasi sebesar 0,25 berarti bahwa di antara orang-orang yang memiliki skor tinggi, lebih banyak yang akan berkinerja baik dibandingkan di antara orang-orang yang memiliki skor rendah, dan juga berarti bahwa sangat banyak orang berskor tinggi yang akan berkinerja buruk serta sangat banyak orang berskor rendah yang akan unggul. Kedua pernyataan ini berasal dari angka yang sama.

Kasus individu

Inilah langkah yang sering terlewatkan. Korelasi menggambarkan hubungan antara dua distribusi. Korelasi tidak memberikan dasar untuk membuat pernyataan tentang satu orang tertentu.

Jika kehati-hatian berkorelasi 0,25 dengan kinerja, maka mengetahui skor kehati-hatian seseorang hanya sedikit mempersempit rentang kinerja yang mungkin bagi orang tersebut. Interval prediksi untuk satu individu tetap cukup lebar hingga mencakup hampir seluruh rentang hasil yang mungkin. Diberitahu bahwa Anda berada pada persentil ke-80 dalam hal kehati-hatian hanya memberi Anda sedikit sekali informasi tentang bagaimana Anda akan berkinerja dalam pekerjaan tertentu.

Inilah sebabnya mengapa penggunaan skor kepribadian sebagai penyaring seleksi utama kurang memiliki dasar yang kuat, bahkan ketika riset yang mendasarinya sudah sahih. Riset tersebut mendukung klaim bahwa sifat itu penting. Riset tersebut tidak mendukung klaim bahwa sebuah skor dapat memberi tahu Anda apa yang akan dilakukan seorang pelamar.

Dua kehati-hatian tambahan

Memprediksi dan menyebabkan adalah dua hal yang berbeda. Hampir seluruh literatur ini bersifat korelasional. Kehati-hatian yang memprediksi hasil kesehatan sejalan dengan kemungkinan bahwa kehati-hatian menyebabkan perilaku kesehatan yang lebih baik, dengan kemungkinan bahwa faktor ketiga menyebabkan keduanya, dan dengan kemungkinan sebab-akibat yang terbalik. Desain longitudinal mempersempit kemungkinan-kemungkinan tersebut; desain ini jarang menutupnya sepenuhnya.

Kriteria laporan diri menggelembungkan angka. Ketika prediktor dan hasil sama-sama dilaporkan sendiri oleh orang yang sama pada sore hari yang sama, varians metode bersama (common-method variance) mendorong korelasi menjadi lebih tinggi. Studi yang menggunakan hasil objektif atau penilaian dari pihak lain (informant ratings) biasanya melaporkan efek yang lebih kecil, dan efek-efek itulah yang seharusnya lebih dipercaya.

Untuk apa sebenarnya sebuah skor berguna

Jika dibaca sebagai deskripsi, bukan sebagai ramalan, skor tes benar-benar berguna. Skor memberi tahu Anda posisi Anda relatif terhadap populasi acuan pada suatu sifat yang konsekuensinya telah terdokumentasi, dan skor memberi Anda kosakata untuk sebuah pola yang mungkin telah Anda perhatikan tanpa mampu menamainya.

Hal itu layak dimiliki. Itu adalah hal yang berbeda dari sebuah ramalan, dan perbedaan ini adalah sesuatu yang seharusnya dijelaskan oleh laporan yang jujur kepada Anda, bukan dibiarkan agar Anda simpulkan sendiri.

Ujilah sendiri

Membaca tentang pengukuran adalah satu hal. Melihat skor Anda sendiri dilaporkan lengkap dengan sumbernya, sampel normanya, dan batasannya adalah hal lain. Gratis untuk diikuti, tanpa perlu mendaftar.

Lanjutkan membaca