noesisnoesis
Bagaimana pengukuran bekerja

Apa itu reliabilitas dalam pengujian psikologis?

Reliabilitas adalah konsistensi pengukuran, bukan kebenaran. Sebuah tes bisa sangat reliabel namun tetap mengukur hal yang salah, itulah sebabnya reliabilitas menjadi pertanyaan pertama yang diajukan dan tidak pernah menjadi yang terakhir.

Reliabilitas adalah tingkat sejauh mana suatu pengukuran dapat diulang secara konsisten, bukan sekadar noise. Jika Anda menimbang berat badan tiga kali dalam satu menit dan mendapatkan hasil 71, 78, dan 66 kilogram, timbangan tersebut tidak reliabel, dan Anda tidak akan memiliki cara untuk mengetahui berat badan Anda yang sebenarnya darinya. Pengukuran psikologis menghadapi masalah yang sama dengan peralatan yang jauh kurang presisi.

Hal penting yang harus dipahami tentang reliabilitas adalah apa yang tidak diklaimnya. Timbangan kamar mandi yang secara konsisten menunjukkan angka delapan kilogram lebih berat sepenuhnya reliabel namun sama sekali salah. Reliabilitas berkaitan dengan konsistensi; apakah angka tersebut memiliki arti yang tepat adalah pertanyaan yang berbeda, yang disebut validitas. Reliabilitas diperlukan untuk validitas, tetapi jauh dari cukup untuk itu.

Bentuk-bentuknya

Konsistensi internal menanyakan apakah butir-butir dalam suatu skala saling sesuai satu sama lain. Jika sepuluh pertanyaan seharusnya mengukur sifat dasar yang sama, orang yang menjawab tinggi pada satu pertanyaan cenderung akan menjawab tinggi pula pada pertanyaan lainnya. Ini biasanya dilaporkan sebagai alpha Cronbach atau, lebih baik lagi, omega McDonald.

Reliabilitas tes-retes menanyakan apakah orang yang sama memperoleh skor yang serupa pada dua kesempatan berbeda. Ini adalah bentuk yang paling penting untuk sifat, yang menurut definisinya seharusnya stabil. Ini juga bentuk yang paling sering tidak dilaporkan, karena memerlukan penelusuran kembali partisipan yang sama beberapa minggu kemudian.

Reliabilitas antar-penilai berlaku ketika manusia menilai instrumen tersebut, seperti wawancara klinis, teknik projektif, atau observasi perilaku. Ini menanyakan apakah dua penilai terlatih yang melihat materi yang sama mencapai kesimpulan yang sama.

Reliabilitas bentuk paralel menanyakan apakah dua versi berbeda dari tes yang sama, yang dibuat agar setara, menghasilkan skor yang sama. Ini penting di mana pun suatu tes diberikan lebih dari satu kali dan keterpaparan butir menjadi perhatian.

Membaca angka-angkanya

Koefisien reliabilitas berkisar dari 0 hingga 1. Konvensinya bersifat kasar dan sering disalahgunakan, tetapi secara umum: di atas 0,90 diperlukan bila skor memengaruhi kehidupan seseorang secara individu, 0,80 hingga 0,90 tergolong solid untuk kebanyakan penggunaan terapan, 0,70 hingga 0,80 dapat diterima untuk penelitian dan perbandingan kelompok, dan di bawah 0,70 berarti skor tersebut mengandung lebih banyak noise daripada yang dapat ditoleransi oleh kebanyakan kesimpulan.

Ada dua peringatan mengenai ambang batas ini. Pertama, ini adalah konvensi, bukan hukum pasti; tingkat yang dapat diterima sepenuhnya bergantung pada tujuan penggunaan skor tersebut. Kedua, alpha yang sangat tinggi pada skala pendek biasanya menunjukkan bahwa butir-butirnya hampir merupakan parafrase satu sama lain, yang memperoleh konsistensi dengan mengorbankan cakupan konstruk. Skala berisi sepuluh pertanyaan yang semuanya menanyakan "apakah Anda terorganisasi?" dengan kata-kata yang sedikit berbeda akan memiliki konsistensi internal yang sangat baik namun cakupan yang sempit terhadap sifat kehati-hatian (conscientiousness).

Apa artinya bagi skor Anda sendiri

Reliabilitas secara langsung menentukan seberapa besar keyakinan yang layak diberikan pada satu angka tunggal. Tes dengan reliabilitas 0,85 memiliki galat pengukuran yang cukup besar sehingga perbedaan beberapa poin antara dua orang, atau antara skor Anda hari ini dan skor Anda bulan lalu, sangat mungkin merupakan noise dan bukan sinyal yang bermakna.

Inilah konsekuensi praktisnya: instrumen yang baik melaporkan reliabilitasnya sehingga Anda mengetahui seberapa luas ketidakpastian di sekitar skor Anda. Ekspresi teknis dari ketidakpastian tersebut adalah galat baku pengukuran (standard error of measurement), yang mengubah koefisien reliabilitas menjadi rentang plus-minus di sekitar skor.

Instrumen yang tidak melaporkan angka reliabilitas sama sekali bukan berarti lebih presisi. Instrumen tersebut hanya tidak memberi tahu Anda seberapa tidak presisinya.

Ujilah sendiri

Membaca tentang pengukuran adalah satu hal. Melihat skor Anda sendiri dilaporkan lengkap dengan sumbernya, sampel normanya, dan batasannya adalah hal lain. Gratis untuk diikuti, tanpa perlu mendaftar.

Lanjutkan membaca

Apa itu reliabilitas dalam pengujian psikologis? | NOESIS