noesisnoesis
Perbandingan kerangka kerja

Apakah DISC adalah tes kepribadian?

DISC menggambarkan gaya perilaku di tempat kerja, bukan struktur kepribadian, sebagaimana dinyatakan secara jelas oleh penerbit-penerbitnya yang lebih baik. Masalah muncul ketika profil gaya kerja digunakan seolah-olah mengukur pribadi seseorang.

DISC adalah salah satu instrumen yang paling banyak digunakan dalam pelatihan korporat, dan pertanyaan apakah DISC merupakan tes kepribadian memiliki jawaban yang jelas: penerbit-penerbitnya yang lebih berhati-hati mengatakan bahwa DISC bukan tes kepribadian. Mereka menggambarkannya sebagai ukuran gaya perilaku dalam konteks kerja. Perbedaan ini patut diperhatikan dengan serius, karena sebagian besar kritik dan sebagian besar penyalahgunaan sama-sama berasal dari mengabaikan perbedaan tersebut.

Asal-usulnya

Kerangka empat kuadran ini berasal dari buku William Moulton Marston tahun 1928, Emotions of Normal People, yang mengusulkan dominasi, pengaruh, kepatuhan, dan kesesuaian sebagai dimensi respons emosional. Marston sendiri tidak pernah menyusun sebuah tes. Walter Clarke membuat penilaian DISC pertama pada tahun 1956, dan kerangka ini selanjutnya dilisensikan dan diadaptasi oleh banyak penerbit.

Hal ini lebih penting daripada yang terdengar. "DISC" bukanlah satu instrumen tunggal. DISC merupakan sekelompok produk komersial dari berbagai vendor, dengan butir yang berbeda, penskoran yang berbeda, dan tingkat dokumentasi yang sangat berbeda-beda. Pernyataan mengenai kualitas psikometrik DISC yang benar untuk produk satu penerbit bisa jadi salah untuk produk penerbit lainnya.

Apa Kata Literatur Psikometrik

Penskoran ipsatif. Banyak instrumen DISC menggunakan format pilihan paksa (forced-choice) di mana Anda memilih opsi yang paling dan paling tidak menggambarkan diri Anda dari beberapa pilihan. Hal ini menghasilkan data ipsatif: skor Anda bersifat relatif terhadap satu sama lain, bukan terhadap orang lain. Skor ipsatif tidak dapat dibandingkan secara sah antarindividu atau dimasukkan ke dalam sebagian besar statistik standar, yang merupakan keterbatasan besar yang jarang disebutkan dalam hasil profil.

Empat kategori dari variasi yang kontinu. Seperti halnya model kuadran mana pun, dimensi yang mendasarinya bersifat kontinu dan batas-batas kuadran hanyalah konvensi. Seseorang yang berada dekat batas dapat berpindah kategori saat tes ulang tanpa adanya perubahan nyata.

Tumpang tindih dengan sifat-sifat yang sudah mapan. Ketika para peneliti memetakan DISC ke dalam Model Lima Faktor, dimensi-dimensinya sebagian besar berkaitan dengan ekstraversi dan keramahan, dengan unsur kehati-hatian. DISC sebagian besar hanya menggambarkan ulang wilayah yang sudah dicakup oleh Big Five, dengan menggunakan label yang berbeda.

Bukti independen yang tidak merata. Beberapa penerbit telah menugaskan studi validasi yang layak; sebagian lainnya tidak. Bukti tinjauan sejawat yang independen, khususnya untuk validitas prediktif dalam seleksi, masih sangat terbatas dibandingkan dengan volume penggunaan komersialnya.

Penggunaan yang Sah

Jika dipahami sesuai dengan apa yang sebenarnya diklaim, yaitu deskripsi gaya kerja yang disukai, untuk kosakata bersama dalam sebuah tim, DISC memberikan sesuatu yang bermanfaat. Memberi rekan kerja bahasa yang sama dan tidak menghakimi untuk fakta bahwa salah satu dari mereka ingin ringkasan terlebih dahulu sementara yang lain ingin detail, sungguh membantu, dan tidak ada kuadran yang buruk untuk dimiliki.

Nilai tersebut tidak bergantung pada apakah kuadran-kuadran itu merupakan kategori alami, sama seperti kegunaan denah tempat duduk tidak bergantung pada hal itu.

Penggunaan yang Tidak Didukung

Seleksi. Merekrut atau mempromosikan seseorang berdasarkan profil DISC kurang didukung oleh bukti, baik karena bukti validitas prediktifnya lemah maupun karena penskoran ipsatif membuat perbandingan antarkandidat secara teknis tidak valid. Beberapa penerbit menyatakan hal ini dalam materi mereka sendiri. Namun, hal ini tetap terjadi.

Yang juga tidak didukung: memperlakukan profil tersebut sebagai karakteristik tetap dari seseorang. Sebagian besar instrumen DISC secara eksplisit menanyakan perilaku di tempat kerja, dan banyak yang meminta responden menjawab dalam konteks tertentu. Profil gaya yang berubah antarkonteks sedang berfungsi sebagaimana dirancang, bukan mengalami kesalahan fungsi.

Ringkasannya

Apakah DISC merupakan tes kepribadian? Menurut standar yang digunakan psikologi kepribadian, yaitu model struktural perbedaan individu, yang diturunkan secara empiris, diukur pada skala kontinu dengan norma yang dipublikasikan, jawabannya adalah tidak, dan penerbit-penerbitnya yang lebih berhati-hati pun sepakat dengan hal ini.

Apakah DISC bermanfaat? Dalam fasilitasi, kemungkinan besar ya. Sebagai dasar untuk mengambil keputusan tentang orang, bukti yang ada tidak mendukungnya, dan sifat teknis dari penskoran ipsatif juga menjadi argumen yang menentangnya secara terpisah.

Jika Anda ingin mengukur wilayah yang sama dengan cara yang mendukung perbandingan, instrumen Big Five dalam katalog NOESIS melaporkan skor kontinu terhadap sampel norma yang telah ditetapkan, dengan instrumen sumber dan keterbatasannya dicantumkan dengan jelas.

Ujilah sendiri

Membaca tentang pengukuran adalah satu hal. Melihat skor Anda sendiri dilaporkan lengkap dengan sumbernya, sampel normanya, dan batasannya adalah hal lain. Gratis untuk diikuti, tanpa perlu mendaftar.

Lanjutkan membaca

Apakah DISC adalah tes kepribadian? | NOESIS